BOLANO — Suasana pelaksanaan upacara bendera hari Senin di lapangan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Parigi terasa jauh lebih istimewa dari biasanya. Pihak madrasah menggelar acara seremonial khusus untuk menyambut sekaligus memberikan apresiasi kepada tiga siswi berprestasi yang baru saja mengharumkan nama sekolah di ajang kejuaraan bela diri tingkat daerah.

​Ketiga siswi kebanggaan madrasah tersebut adalah Aulia Izzatunnisa, Dhea Puspita Sari, dan Nur Sakina Anggraini. Aulia Izzatunnisa sukses menorehkan prestasi gemilang dengan meraih medali pada ajang Banggai Open Taekwondo Championship Tahun 2026 yang diselenggarakan di Luwuk, Kabupaten Banggai. Sementara itu, Dhea Puspita Sari bersama Nur Sakina Anggraini berhasil tampil memukau dan membawa pulang medali dari ajang Turnamen Karate Festival Series III di Kota Palu Tahun 2026.

​Di hadapan ratusan pasang mata peserta upacara, ketiga pahlawan olahraga madrasah ini dipanggil untuk maju ke depan panggung utama. Acara dilanjutkan dengan prosesi pengalungan medali secara simbolis yang dilakukan langsung oleh Bapak Imran Amar selaku Pembina Upacara.

​Menariknya, acara seremonial ini tidak hanya sekadar penyerahan apresiasi dari madrasah kepada siswa. Pada kesempatan yang sama, ananda Aulia Izzatunnisa turut menyerahkan piagam penghargaan yang diraihnya untuk dipersembahkan kepada pihak MTsN 3 Parigi. Piagam tersebut diterima langsung oleh Bapak Kepala Madrasah, sebagai wujud rasa terima kasih atas dukungan penuh sekolah terhadap pengembangan bakat para siswanya.

​Merespons capaian membanggakan tersebut, Kepala MTsN 3 Parigi, Bapak Syamsul Bahri, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya.

​"Kami segenap keluarga besar MTsN 3 Parigi sangat bangga atas capaian luar biasa dari ananda Aulia, Dhea, dan Nur Sakina. Prestasi di bidang taekwondo dan karate ini membuktikan bahwa siswi madrasah kita tangguh, berani bersaing, dan mampu unggul di bidang non-akademik. Keberhasilan ini tidak didapat secara instan, melainkan lewat latihan keras dan kedisiplinan," ungkapnya.

​Lebih lanjut, beliau berharap agar momen seremonial ini dapat menjadi cambuk motivasi bagi siswa-siswi lainnya. "Semoga keberhasilan ketiga teman kalian ini bisa memotivasi seluruh peserta didik untuk tidak ragu menggali potensi dan bakat masing-masing, baik di bidang olahraga, seni, maupun akademik," tambah Syamsul Bahri.

​Prosesi yang penuh haru dan kebanggaan ini diakhiri dengan riuh tepuk tangan yang meriah dari seluruh dewan guru, staf, dan para siswa. Acara ditutup dengan sesi foto bersama, sebelum akhirnya ketiga siswi tersebut dipersilakan kembali ke barisan untuk melanjutkan sisa rangkaian upacara bendera.